Kemampuan Zinedine Zidane sebagai pemain sudah tidak perlu
diragukan lagi. Namun, sosok yang kini menjadi nakhoda skuad Real Madrid itu
disebut lebih hebat setelah menjadi pelatih. Sebagai pemain, Zidane sukses
merasakan hampir semua gelar yang bisa ia dapatkan. Zidane sukses menjuarai
Liga Italia 1996–1997 dan 1997–1998 bersama Juventus dan Liga Spanyol 2002-2003
bersama Real Madrid. Di kompetisi Eropa, Zidane sukses menjadi penentu
keberhasilan Real Madrid menjuarai Liga Champions ke-9 pada 2001-2002.
Adapun
di level tim nasional, ia sukses mengantarkan Perancis menjuarai Piala Dunia
1998 dan Piala Eropa 2000.Sejak resmi menjadi pelatih tim utama Real Madrid pada
Januari 2016, Zidane sukses mengantarkan Los Merengues melanjutkan kejayaan.
Dalam waktu singkat, Zidane sukses mengantarkan Real Madrid menjuarai dua
kompetisi utama mereka, yaitu Liga Spanyol 2016-2017 serta Liga Champions
2015-2016 dan 2016-2017. Padahal, saat pertama kali diangkat sebagai pelatih,
Zidane mendapat warisan tim dari Rafael Benitez yang tidak mampu tampil hebat
sejak awal 2015-2016. Terkait hal ini, mantan rekan di Juventus, Alessio Tacchinardi,
menyebut bahwa Zidane tampak lebih hebat saat menjadi pelatih ketimbang pemain.
"Saya pikir Zidane lebih hebat sebagai pelatih
ketimbang pemain karena ia telah diberkahi bakat besar dari alam dan tidak
butuh saran apa pun untuk bisa bermain hebat di atas lapangan," ucap
Tacchinardi seperti dikutip BolaSport.com dari Football Italia. "Sebagai
pelatih, ia telah menjadi pria yang kuat dan bagus dalam menerapkan taktik.
Bahkan, saya tidak pernah menyangka bahwa ia akan menjadi seorang pelatih
fenomenal seperti saat ini karena ia sosok yang penyendiri dan pemalu,"
tuturnya. Tacchinardi yang membela Juventus sejak 1994 hingga 2005 membuat
dirinya menemani Zidane selama bermain di Bianconeri pada 1996 hingga 2001.
Kebersamaan selama lima tahun itu membuat Tacchinardi tahu banyak tentang
kepribadian dan kualitas Zidane sebagai pemain. (Sumber: Kompas.com)

